Kegiatan yang berlangsung semarak ini digelar dalam dua gelombang bertempat di Aula SMKN 1 Pasaman. Gelombang pertama telah sukses dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, disusul gelombang kedua yang berlangsung khidmat pada hari ini, Kamis, 16 Juli 2026.
Pelatihan ini mengumpulkan seluruh elemen strategis Karang Taruna dari setiap kecamatan hingga tingkat nagari (desa adat) di Pasaman Barat. Kehadiran para pemuda dari ujung utara hingga selatan Pasbar ini membawa energi positif baru bagi struktur sosial kemasyarakatan.
Sinergi untuk Kemajuan Nagari
Program peningkatan kapasitas ini dirancang untuk membekali para pengurus Karang Taruna dengan pemahaman manajemen organisasi yang modern, kepemimpinan (leadership), serta inovasi sosial dalam mengatasi berbagai tantangan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Sosial Pasaman Barat menekankan pentingnya revitalisasi peran Karang Taruna. Pemuda tidak boleh sekadar menjadi penonton pembangunan, melainkan harus menjadi mitra strategis pemerintah nagari dalam mengurai masalah kesejahteraan sosial.
Sementara itu, Bapak Hanapi Lubis, Anggota DPRD Sumbar yang menginisiasi kegiatan ini lewat jalur Pokir-nya, menyampaikan rasa bangga atas antusiasme luar biasa dari para peserta.
"Pemuda Karang Taruna adalah pilar sosial bangsa. Melalui pelatihan ini, kita ingin melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan Pasaman Barat yang kreatif, berkarakter, dan peduli terhadap kemajuan nagarinya masing-masing. Investasi terbaik kita hari ini adalah peningkatan kapasitas SDM pemudanya," ujar Hanapi Lubis penuh optimisme.
Antusiasme Tinggi dan Komitmen Bersama
Pembagian kegiatan menjadi dua gelombang dilakukan guna memastikan transfer materi berjalan lebih interaktif, efektif, dan mendalam bagi seluruh perwakilan kecamatan dan nagari. Selama pelatihan, para peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga diajak berdiskusi interaktif merancang program kerja nyata yang aplikatif untuk nagari mereka.
Dengan berakhirnya gelombang kedua hari ini, diharapkan seluruh pengurus Karang Taruna Pasaman Barat dapat segera bergerak mengimplementasikan ilmu yang didapat. Sinergi antara legislatif provinsi, dinas terkait di kabupaten, dan pemuda di tingkat tapak ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan gerakan kepemudaan di bumi Mekar Tuah Basamo.